Assalamualaikum. Hola!
Konten ini membahas suatu layanan/program perpustakaan yang sengaja dibuat menyesuaikan keadaan pandemi COVID-19 ini untuk sebisa mungkin para pustakawan membuat kegiatan perpustakaan yang biasa dan bisa dilakukan dengan online itu dipertimbangkan lagi, karena peran pustakawan dijaman yang serba digital seperti sekarang ini harus bisa menjawab tantangan dimana layanan perpustakaan harus berinovasi contohnya adanya layanan baru pada perpustakaan Kementrian Pertanian RI yang memberikan layanan yang fresh berupa animasi akan dijadikan sarana kemas ulang informasi.
Pengtingkah suatu perpustakaan melakukan pengemasan ulang informasi? Kemas ulang informasi (Information Repackaging) adalah mengemas informasi kembali, atau mengubah dari satu bentuk informasi ke bentuk lainnya. Kemas ulang informasi mengubah media satu ke media lain misalnya kertas, digital, pita magnetik, mikrofis, DVD. Kemas ulang Informasi itu penting juga dilakukan pembaruan packaging yang baru karena bisa sebagai sarana pendokumentasian informasi dan sebagai alih informasi yang inovatif serta sebagai sarana penyajian informasi relevan secara langsung. Jadi kemas ulang ini memang penting agar perpustakaannya ingin tetap dikenal banyak orang ya mau tidak mau harus terus melakukan perubahan-perubahan yang kreatif dan inovatif. (Yeni Pebrianti: 2015)
Animasi merupakan gambar yang bergerak disusun beraturan sesuai alur gerakan yang sudah ditentukan pada setiap tambahan hitungan waktu yang terjadi. Bentuk gambar bisa berupa gambar makhluk hidup, benda mati, dan tulisan.Animasi digunakan untuk alat petunjuk atau media bantu dalam melakukan sesuatu. Animasi juga punya jenis-jenisnya yaitu ada traditional animation, 2D animation, 3D animation, motion graphics, dan stop motion. Sebenarnya saya masih belajar mengenai dunia per-animasi-an ini, yang saya tahu animasi 2D dan 3D saja tapi masih ada jenis animasi lainnya. Animasi 2D adalah animasi dua dimensi yang tidak menggambarkan setiap sisi dari objeknya atau tidak bervolume bentuknya sedangkan animasi 3D itu animasi tiga dimensi yang terlihat disemua sisi dan bervolume.
Program Kemas ulang informasi yang dilakukan oleh perpustakaan Kementrian Pertanian RI kini rupanya memperkenalkan layanan untuk pengguna berupa kemasan video animasi yang memberikan informasi yang sama tapi berbeda cara mengemas informasi dan tentunya efek dari perbedaan ini akan memberikan feedback yang berbeda pula. layanan ini diluncurkan melalui webinar yang dibuat olehnya. Pihak perpustakaan menjelaskan dan memperlihatkan langsung beberapa contoh hasil karya berupa pengemasan kembali informasi yang melalui video animasi, rupanya adanya layanan baru ini adalah atas inisiatif dari para anak magang di perpustakaan kementrian pertanian itu kemudian coba untuk didiskusikan apakah cara ini ampuh untuk untuk selangkah lebih maju dalam hal kemas ulang informasinya. Tidak aneh sekarang ini, perpustakaan sedang berlomba-lomba meluncurkan layanan yang kreatif dan inovatif agar perpustakaannya masih tetap eksis di tengah masa-masa pandemi ini. Dibawah ini saya lampirkan dokumentasi video Webinar Kepustakawanan: Kemas Ulang Informasi Menggunakan Animasi.

0 Komentar